Sinopsis Film Avengers: Endgame

Pertarungan dalam film Avengers: Endgame menjadi pertarungan terakhir atau penghabisan para Avengers dalam melawan musuh terkuatnya, Thanos. Seluruh superhero mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran.

Ada kemenangan yang diraih, tentu ada pula pengorbanan yang harus dibayarkan. Bukan hanya jalan cerita yang matang dan menghibur, film berdurasu 181 menit ini juga begitu menggugah emosi para penonton, baik tawa, tangis, dan rasa haru.

Avenger: Endgame menjadi film yang sangat menarik dan seru untuk untuk ditonton. Film ini juga ditonton oleh banyak orang termasuk Vita Alvia, dan Cinta Laura. Berikut ini adalah review film Avengers: Endgame. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Tahun rilis: 2019

Genre: Action, Crime, Adventure, Drama, Friendship, Romance, War, Sci-Fi

Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo

Pemeran: Robert Downey Jr., Chris Evans, Mark Ruffalo, Scarlett Johansson, Chris Hemsworth

Sinopsis

Film Avengers: Endgame adalah sekuel terakhir dari serangkaian film Tha Avengers yang berada dalam timeline Cinematic Universe atau MCU. Film ini mengisahkan peristiwa yang terjadi dalam rentang waktu lima tahun berselang dari film sebelumnya, Avengers: Infinity War.

Dalam film ini, dikisahkan bahwa setengah populasi dunia lenyap karena ulah Thanos. Dua puluh tiga hari setelah peristiwa itu, Captain Marvel menyelamatkan Nebula dan Tony Stark dari luar angkasa.

Mereka akhirnya bergabung dengan para Avengers yang tersisa dan selanjutnya membuat misi untuk mengambil infinity stone dari Thanos. Akan tetapi, Thanos telaah menghancurkannya, sehingga membuat Thor marah dan membunuh Thanos.

Lima tahun selepas peristiwa yang disebut blip itu terjadi, orang-orang yang ditinggalkan masih merasa kehilangan yang teramat mendalam, tak terkecuali para Avengers yang tersisa. Meski begitu, mereka mulai berusaha menjalani kehidupannya masing-masing.

Tony Stark hidup bahagia bersama Pepper Potts dan telah dikaruniai seorang putri. Thor menghabiskan waktunya untuk menonton TV dan mabuk, sementara Natasha Romanoff dan Steve Rogers tetap berada di markas mereka.

Harapan baru muncul ketika Scott Lang dan Ant Man keluar dari dunia quantum realm. Scott Lang yang kaget dengan kondisi dunia dan putrinya yang menghilang akhirnya bertemu dengan para Avengers.

Scott Lang kemudian meyakinkan para Avengers bahwa teori quantum realm memungkinkan mereka untuk melakukan perjalanan waktu dan merebut infinity stone sebelum dicuri oleh Thanos.

Bruce Banner, Tonny Stark, dan Rocket kemudian membuat sebuah mesin waktu. Mereka membentuk tim untuk menyebar dan mengambil infinity stone di berbagaiu tempat tersebut.

Ketika para Avengers hampir berhasil membuat infinity gauntlet seperti milik Thanos, Nebula dari masa lalu yang masih berpihak pada Thanos menggunakan mesin waktu tersebut dan menghancurkan rencana para Avengers.

Thanos dari masa lalu dating ke masa tersebut dan kembali berhadapan dengan para Avengers. Pertarungan besar pun tak bisa terelakkan. Thanos mengerahkan seluruh pasukannya dan berdoa syafaat, sementara Avengers yang hampir kalah kemudian mendapat bantuan dari semua pahlawan yang ada di sana.

Ketika para avengers kembali tersudut, Tony Stark pada akhirnya mengorbankan dirinya untuk mengambil infinity gauntlet Thanos dan menggunakannya untuk mengembalikan populasi dunia yang menghilang.

Besarnya kekuatan infinity gauntlet akhirnya membuat Tony Stark tewas terbunuh. Pemakamannya dihadiri oleh seluruh Avengers yang saat ini telah kembali. Setelahnya, Thor memberi kekuasaan Asgard kepada Valkyrie dan kemudian bergabung dengan tim Guardians of the Galaxy.

Sementara itu, Steve Rogers bertugas mengambalikan Mjolnir milik Thor dan infinity stone ke tempat semula. Ketika kembali ke masa sekarang, Steve Rogers sudah berubah menjadi tua lantaran ia memilih pensiun dan hidup menjadi manusia biasa di masa lalu.

Perisainya kemudian diserahkan kepada Sam Wilson atau Falcon dan disaksikan oleh Bucky Barnes atau Winter Soldier.